IMPIANKU DI DEPAN MATA

Cerpen
Cerita ini berawal dari aku masih duduk kelas 4 sd, Namaku iwan biasa dipanggil cak wan, aku dari dulu adalah pecinta sepakbola , dan bercita-cita bisa menjadi pemain sepakbola seperti criano ronaldo, aku dan teman-temanku selalu bermain bola ketika pulang dari sekolah, kehidupanku yang pas-pasan tidak mempengaruhi aku untuk terus belajar.
 Di sekolahku, aku selalu mengikuti lomba dan turnamen sepakbola bahkan aku juga ingin bertanding tingkat nasional walaupun aku masih kecil, kala itu aku sedang bertanding di tingkat kecamatan, sekolahku yang bernama sd harapan 01 melawan sd pujung 01, di pertandingan sepakbola aku selalu menjadi striker tapi kadang juga jadi sayap atau gelandang, di situlah saya bisa mengasah bola agar dapat kumasukkan kedalam gwang.
Prittt,,, wasit berbunyi menandakan pertandingan mulai, teman-temanku dari sekolah menyoraki kami para pemain dengan semangat,"ayo iwan.. ayo padli...!!!" aku pun langsung maju dan merebut bola dari lawan, tapi di pertandingan ini sungguh mudah karena di babak penyisihan hanya akan tim yang unggul yang akan maju ke babak final, " gooooll..." sorak teman-teman meneriaki gol pertama. wisnu gelandang kami membuka skor dengan menjebol gawang lewat tendangan jarak jauh.
  Sang lawan pun tak maub kalah dan langsung membalikkan keadaan, aku berusaha menghentikannya, di depanku ada pemain lawan yang menggiring bola kucoba merebut dengan tekel, ia pun langsung terjatuh, dan untungnya kakiku tidak kena kakinya karena bisa pelanggaran, sang wasit pun tetap melanjutkannya, aku langsung menggiring bola dan mencoba mengoper salah satu sayap, tendang dan akhirnya ia pun mendapatkannya, segeralah aku berlari ke arah gawang lawan untuk mendapatkan umpan dari temanku tadi, scrsing yang mantap dan aku langsung menyundul dan akhirnya gool,,,,. alhamdulillah aku pun senang dan peluit tanda selesai babak pertama pun dibunyikan .
  Kami mulai istirahat dan sang pelatih mulai merangcang strategi dimana kami akan fokus pada pertahanan, aku dan temanku aidik akan melakukan taktik serangan balik dimana mereka akan kualahan ketika bolanya sudah didepan, "prittt..." peluit dibunyikan tanda babak kedua pun mulai. bola pun langsung aku operkan ke belakang, kami akan mencoba gunakan teknik sabar dimana kami akan menyia-nyiakan waktu agar mereka tidak dapat menambah skor. lawan pun mencoba merebut dan akhirnya mereka menyerang.
  Dengan taktik yang kami rencanakan, kami berusaha untuk mengunakan serangan balik ketika lawan sepenuhnya menyerang, tapi mereka dari awal bermain dengan sabar, itupun akan menjadi sulit bagi kami untuk membalikkan penyerangan, sampai di depan sang lawan mencoba menembak, tapi dengan kelincahan sang kiper, bola pun tertangkap dan langsung di arahkan kedepan menuju ke arahku,aku langsung mendapatkannya dan mencoba serangan balik dengan lari dan sprint aku sampai di depan gawang dan menendang akhirnya goll masuk dengan skor telak 3-0.
  Pertandingan selesai kami pun segera buabar, sang penonton dari dukungan kami pun bersorak merayakan kemenangan pertama kami,walaupun baru pertama kali pertandingan kami juga harus waspada pada pertandingan selanjutnya. " selamat anak-anak kalian bisa beristirahat, sekarang kita tinggal 3 pertandingan lagi untuk lolos babak semi group, usahakan kalian lolos dengan peringkat satu atau 2 di grob agar lolos, besoknya pada babak perempat kita gunakan tenaga kita masing-masing, dan ingat jaga kesehatan." kata guru pelatih kami. aku pun langsung pulang kerumah dan memberitahukan kepada orang tuaku.
 aku tinggal di sebuah desa yang ramai dimana desa itu jauh dari kota dan jalan yang sulit untuk dilalui, orang tuaku adalah seorang petani, dan ayahku bekerja sambilan dengan membuat olahan kayu di hutan, kami merasa senang hidup bersama walaupun tanpa ada kendala, aku adalah anak kedua dari 3 bersaudara, kakakku sudah menikah dan sudah mempunyai rumah sendiri, dan aku mempunyai adik yang masih kecil berusia sekitar 1 tahun. aku selalu membantu ibu dan ayah ketika hari panen tiba, walaupun aku masih kecil aku diajarkan orang tua bagaimana hidup itu susah.
 Setiba di rumah aku pun langsung bersalaman dengan ayahku dan ibuku, aku menceritakan semua hal yang kualami hari ini di sekolah, ayahku pun tersanjung dan menyuruhku belajar lebih giat lagi, malamnya aku pergi mengaji di mushalla terdekat , dimana aku disitu belajar al-quran dan bermain dengan teman-teman, besoknya aku akan segera bersekolah dan melanjutkan pertandingan di sore hari.
 Pagi esok datang, jam menunjukan angka 07.00 aku pun berangkat dan berjalan bersama-sama dengan temanku, jarak sekolah dengan rumahku hanya 3km kira aku berjalan setidaknya setengah jam baru sampai, karena waktu pelajaran tiba adalah jam 08.00 maka aku lebih awal berangkat agar sampai di sekolah lebih cepat, di sekolah aku terkenal bodoh dan suka tidur ketika pelajaran, tapi tidak semua mata pelajaran aku tidur, yang paling aku suka dari semua mata pelajaran adalah pelajaran olahraga jasmani, yah itulah mengapa saya suka sekali dengan sepakbola.
 Setelah pulang dari sekolah jam 01.30 saya dan teman-temanku langsung mempersiapkan diri untuk bertanding, kami pun makan dan solat dan beristirahat, barulah sorenya setelah ashar kami berangkat menuju lapangan di kota kecamatan, disitu kami akan melawan tim dari ibukota kecamatan, yaitu sd pusat 012.mereka sekarang ada di posisi ke dua dengan perolehan skor 1-0 melawan sd maju 09. di dini kami dipertemukan penentu puncak grub.
 Pertandingan pun mulai, bola pertama kami pegang, aku pun langsung kick off dan mengoper kebelakang, dari rencana pelatih kami, tim kami menggukanan formasi 4-4-2 dan serangan sayap dan fokus umpan depan, kami melancarkan strategi man of man dan standart offensive, dimana kami berfokus pada penyerangan tapi pertahannan juga di fokuskan, atau bisa disebut balanced. sang sayap pun maju menggiring bola dan mengoper ke arahku, aku pun langsung menembak dari jarak sebelum kotak pinalti, wushh. ,,,, sayangnya bola di tangkap baik oleh sang kiper lawan.
  Kelihatanya sang pemain mengggunankan formasi 3-4-3 dengan andalan gelandang dan basic defence dimana mereka akan memfokuskan pada penyerangan, mereka pun langsung oper balik dan menyerang, dari tim kami pun kewalahan dan akhirnya masuklah bola ke gawang tim kami menjadikan skor 0-1, kami pun tertinggal dan segera kubalas, ku operkan ke sayap dan sayap oper ke tengah , dan gelandang kami bernama jumadi itu langusng umpan jauh ke arah saya , aku pun meloncat tapi dibelakang saya ada orang mencoba menghalingi, aku pun tiba-tiba jatuh dan untungya sang wasit meniup peluit ditandakan dengan pelanggaran.
  Tendangan bebas pun segera ku ambil, jaraknya hanya sekitar 60meters dari gawang pas depan garis kotak pinalti, aku tendang tapi sang kiper memblok, dan untungnya ada temenku wisnu sang sayap mencoba meribbon bola, dan bola pun goll.. masuk kegawang, skor akhirnya menjadi sama 1-1, kami pun senang dengan gol pembalasan, walaupun sudah dua kali saya mendapatkan kesempatan tapi sang kiper terus membloknya, sungguh luar biasa kiper dari tim lawan kami, peluit pun di bunyikan babak pertama pun usai.
 Sang pelatih pun merubah susunan dimana kami akan bermain 4-4-3 dengan basic menyerang dan tidk menggunakan perangkap offside, tetapi di balik formasi itu sang bek diharapkan merubah posisi dan strategi menjadi serangan balik, dimana nanti kita menggukanan dua strategi yaitu offensive atau penyerangan dan serangan balik, pritt.. babak kedua pun mulai, mereka langsung menyerang, ternyata mereka mengubah taktik mereka, kami pun langsung mengubahnya menjadi serangan balik, tapi mereka dapat mengatasi pemain kami dan hampir mendekati kiper, di tendanglah dan untungnya tidak gol, melenceng jauh.
  Kami pun langsung balik menyerang dengan menggunakan formasi 4-3-3 dan basic menyerang, dengan kekuatan dan semua yang kami kerahkan kami pun dapat mengatasi 5 gelandang dan masuk di zona kiper, bola di bawa oleh wawan diumpan ke wisnu, wisnu berlari dari arah sayap umapan pendek ke saya dan tendang langsung dan akhirnya gol.. walaupun tadi sempat mengenai tangan sang kiper, skor 2-1 dan kami pun senang dan mencoba mempertahankan keadaan.
 Mereka pun balik menyerang tapi kami mengetahui gerakan dari sang gelandang dan terambilah bola gelangdang dengan pemain kami munir sang gelandang belakan, umpan ke wawan dan upan ke striker sayap kiri si udin dan udin pun menggiring di tendangnya jarak 20 meter dan gol. skor yang sungguh luar bisa membalikan keadaan dimana kami kalah dulu baru menbalikkan menjadi kemnangan telak, pritt ... akhirnya pertandingan vberakhir skor 3-1 dan kami pun masuk di peringat satu dengan perolehan point 6, 2 kali menang dan 0 kali kalah 0 kali seri.
 Sungguh pertandingan yang luar biasa,besoknya kami libur sekolah di karenakan minggu, saya besok beencana bermain bola bersam teman-teman saya karena pertandingan akan di tunda setelah hari sekolah masuk, aku pun segera pulang. sesampainya aku di belikan kaos baru oleh ayahnku, yapp betapa senangku hari ini setelah menang pertangdingan langsung dapat kaos, kaos itu pun kaos timnas portugal dan bertuliskan angka 7 dan nama orang terfavoritku ronaldoo. aku pun berterima kasih kepada ayahku dan segera memakai kaos tsb.
  Besoknya adalah hari minggu, jam 06.00, pagi yang petang aku langsung bangun dan tak sabar ingin bermain dengan teman-temanku, berangkatlah aku ke pantai bersama teman-temanku, pantai yang letaknya lumayan jauh hampir sekitar 17 km , tapi disitu kami naik truk lewat dimana kami menumpang truk untuk sampai dipantai karena jauh, sesampainya di pantai tepatnya jam 07.00 kami pun langsung bermain bola di pantai tersebut, keindahan dan segarnya alam membuat aku dan teman-temanku merasa nyaman di pantai tersebut,
 Tapi sesuatu yang tidak pernah saya alami dan tidak pernah saya rasakan tepat di depanku, yah air laut yang tadinya diam dan santai ditemani sepoinya angin kini menjadi marah dan meluap tepat di dekat mataku, orang-orang lari dan ketakutan, tapi entah kenapa aku hanya diam dan melihat ombak besar sedang menuju ke arahku, teman-temanku nangis dan memegangiku aku pun ikut menangis dan berpengangan bersama-sama, tak lama kemudian semakin dekat dan semaikn dekatnya air itu ke padaku dan langsung byuk.... blep blep blep memakan diri .. ku. aku tak sadar dan kupikir aku telah mati, entah dimana aku dan dimana teman-temanku, setelah lamanya aku tak sadar tiba-tiba aku sadar sendiri dan langsung berenang keatas dan alhamdulillah berkat sepotong kayu yang bisa aku tumpangi dan kayu itu tidak tenggelam dan terombang-ambing, aku pun berpegangan ke kayu tsb.
 Kutunggulah sampai air tersebut reda dan turun tapi tentah kenapa air ini lama dan aku tidak tahu arah jalan pulang, aku kelaparan dan menangis tak kuat berada disini berhari-hari,setelah lamanya aku terombak-ambik di lautan, aku dilihat oleh seorang wartawan dimana mereka menemukannku terombak ambik di lautan, tapi mereka kagum karena aku tang masih kecil dan selamat serta aku mengukan kaos bola portugal, dimana wartawan itu adalah wartawan dari portugal, aku pun segera diselamatkan dan dibawa kerumah sakit.
  Alhamdulillh, aku pun terselamatkan dan diberi obat agar sembuh, setelah pulang dari rumah sakit aku melihat semua bangunan di kotaku lenyap tanpa bekas hanya tersisa puing-puing reruntuhan dan hanya satu bangunan yang berdiri tegak tanpa rusak sedikitpun, yap itulah masjid besar di kotaku, disana banyak orang dan banyak jenazah . aku pun tak tahu arah pulang tapi tiba-tiba aku diantar oleh seseorang pulang, orang itupun tahu bahasa daerahku dan akupun menunjukan nama desa dan nama kecamatanku.
  Setelah lam aku di rumah, sekolah pun semuanya libur, hari dimana aku akan bertanding pun di bubarkan, smuanya lenyap tapi saya masih bersyukur karena saya dan keluargaku selamat dari bencana tadi, beberapa saat kemudian saya di panggil oleh orang yang mengantarku tadi, aku dan ayahku pun langsung mengikutinya, dan di ajaknya di suatu tempat, katanya ada orang yang ingin bertemu dengan saya, dalam benak saya apakah itu mungkin seorang wartawan yang kemarin menolongku?
 Sesampainya di tempat saya tiba-tiba di suruh masuk di dalam sebuah ruangan yang ramai dan banyak orang dimana di situ aku dipertemukan oleh orang terfavorit di dalam benakku, oh sungguh mimpi tapi tak terasakan, aku di gendong olehnya dan aku hanya malu dan senyum ketika di sapa, critiano ronaldo, yah.. dikarenakan sang wartawan kagum melihatku terombak-ambik dan mengenakan kostum kaos portugal yang berpunggung cr7 tsb. aku pun berfoto bareng dan diundang dirumahnya untuk diajarkan beberapa trik bola. wow aku ketika itu masih kecil berusia 10 tahun dan tak tahu apa-apa sudah di undang oleh seorang bintang sepakbola,\
 Sang bintang pun berpamitan dan meninggalkan no.teleponnya dan manajernya ke ayahku serta surat-surat apalah aku tak lihat, ronaldo pun segera meninggalka negara kami dan segera pulang ke tanah airnya, aku langsung senang dan tak tau apa-apa cuma bisa senyum melihatnya, sang ayahku pun merasa bangga walaupun sebelumnya merasa takut kehilangan karena bencana yang luar biasa. begitulah nasibku dimana jalan sulit pasti ada jalan mudahnya.
  Setelah bertahun-tahun di rumah dan sekolah, aku mendapatkan pesan dari sang idola ronaldo bahwa aku akan di sekolahkan di portugal, mendengar itu aku langsung senang , selain gratis aku pun bisa mengunjungi negara asing selain negaraku sendiri, ketika itu saya sudah berumur 15 tahun, yang sedang duduk di bangku smp kelas 3. orang tuaku pun setuju dan senang walaupun harus rela saya tinggalkan untuk sementara, demi cita-cita dan kebahagiaan orang tua saya pun berangkat ke portugal dan berpamitan dari orang tua sampai orang yang aku kenal di desa.
  Di portugal saya langsung di jemput manajer pribadi ronaldo, disitu saya langsung di beri rumah dan perlengkapan semuanya ada disitu, bukan hanya rumah saya pun mempunyai menajer dan dua orang pembantu, besoknya saya diperkenalkan ke orang terdekat ronaldo dan di ajarkan lebih mendalam mengenai bahasa inggris dan bahasa portugal.
 ini kisah buatan mas alfa, cerita ini diambil dari kisah nyata sang pemain bola dari aceh bernama martunis dimana sekarang ia bermain di sporting lisbbon portugal, tidak sepenuhnya cerita diatas menggambarkan cerita sebenarnya martunis jika ingin selngkapnya bacalah dokumentari martunis(cari di google).. jika ada kata yang salah mohon di maafkan dan jangan di banting pcnya hehe trimakasih atas kunjunganya... thanks by alfa


Comments

Popular Posts